MaZcLGZ4NqZ9MqJ9MapaNqxbMmMkyCYhADAsx6J=

 




MASIGNCLEANLITE104

Akibat seseorang menyalahkan Tuhan

Pernahkah Anda dalam hidup menyalahkan Tuhan..? 

Kalau pernah, apa penyebabnya. Saya yakin pasti ada yang pernah mengalami ini. Yaitu ketika kenyataan, tidak sesuai dengan harapan dan cita cita kita. mungkin orang yang lemah imannya akan menyalahkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Ia menganggap Tuhan tidak menyayanginya lagi. Karena Tuhan tidak mengabulkan doa doanya, padahal ia sudah taat ibadah dan ia juga selalu berbuat baik. Dalam kondisi iman yang lemah seperti ini, seseorang sangat mudah untuk di bujuk oleh bisikan setan. Bisikan bisikan setan itu, kalau tidak kita lawan maka kita akan dikuasainya. Jika pikiran dan hati kita sudah dikuasai setan, secara otomatis setan dengan mudah menyuruh kita berbuat negatif. 

Dalam kondisi pengaruh setan tersebut, hal ini yang sering disebut turunnya keimanan seseorang terhadap Tuhan. Dalam kondisi seperti inilah seseorang menjadi PESIMIS terhadap kehidupan. Ia sudah tidak mau beribadah lagi, tidak mau berbuat baik, bahkan ketemu orang lain saja ia tidak mau, karena ia tidak percaya diri. Ia malu karena harapan dan cita citanya,  yang sudah diketahui banyak orang atau teman temannya, itu tidak terwujud. 

Dan ada kejadian yang lebih parah lagi ketika seseorang dalam kondisi lemah iman seperti ini yaitu mengakhiri hidupnya. Hal ini pasti pernah kita dengar dan lihat di berita surat kabar atau televisi, seseorang mengakhiri hidup karena cintanya ditolak, tidak bisa membayar hutang, atau malu karena sudah berbuat dosa besar.

Mengakhiri hidup adalah perbuat dosa besar dan merupakan tindakan yang bodoh. Mengapa...? Karena tindakan ini merugikan dirinya sendiri di dunia dan di akhirat. Orang yang seperti ini namanya buruk dimata masyarakat. Dan tentunya di kehidupan akhirat, ia akan mempertanggung jawabkan perbuatannya itu. Ia harus bertanggung jawab mengapa ia menghilangkan nyawanya, sedangkan nyawa adalah milik Tuhan. Dan hanya Tuhan yang berhak mengambil nyawa setiap makhluk. Tuhan yang akan menugaskan malaikat pencabut nyawa. Untuk mencabut nyawa setiap jiwa jiwa yang hidup. 

Itu sebabnya orang yang mengakhiri hidup dan orang yang menghilangkan nyawa orang lain tanpa sebab yang jelas menurut hukum dan agama merupakan dosa yang besar. 


Sebab-sebab seseorang menyalahkan 

 Tuhannya...

1. Tidak mengenal siapa jati dirinya

Seseorang harus banyak berpikir dan merenung tentang siapa dirinya dan mengapa ia diciptakan dan untuk apa alam semesta ini diciptakan. 

Jika seseorang sudah mengenal jati dirinya, pasti ia akan mengenal Tuhan.

2. Tidak selalu bersyukur

Bersyukur berarti menerima setiap pemberian Tuhan, apa pun itu sedikit atau banyak. Kita harus selalu bersyukur. Bukan hanya pernah atau sesekali saja bersyukur, tetapi setiap saat. Kalau tidak bisa bersyukur, belajar dengan mengucapkan syukur itu. Yaitu ucapkan "Alhamdulillah " bagi seorang muslim ketika selesai makan, selesai bekerja, atau ketika mendapatkan gaji. 

3. Tidak ikhlas dalam beramal atau beribadah 

Keikhlasan memang tidak bisa dideteksi oleh mata. Karena hanya seseorang dan Tuhannya lah yang tahu. Oleh karena itu beramal dan beribadah tidak perlu ingin dipuji, tidak perlu diceritakan kepada orang lain dan beribadah tidak perlu di pamer. 

Dan ketika seseorang berhasil pada tahap dimensi ikhlas dalam beramal dan beribadah, maka setan tidak bisa menyentuh hatinya. Artinya setan tidak bisa mempengaruhi hati dan pikirannya. 

Setan tidak akan bisa menyuruh ia berbuat negatif, karena perbuatan negatif sangat bertentangan dengan keyakinan ia. 

Dan tentunya orang yang berada pada dimensi ikhlas, ia akan senang sekali bersedekah, dan berbuat baik terhadap sesama. 

4. Imannya lemah 

Tidak mengenal jati dirinya, hidupnya selalu mengeluh, suka pamer dalam beribadah atau beramal( sedekah), hal seperti ini lah yang menyebabkan lemahnya iman. 

Kalau sudah lemah imannya, maka ketika ia mendapatkan kesulitan hidup bukannya mencari solusi malah menyalahkan keadaan dan lebih parah lagi menyalahkan ketetapan Tuhan. 


Akibat seseorang menyalahkan Tuhannya...

1.hatinya selalu gelisah 

2. Pikiran stress 

3. kehidupannya penuh kehampaan 

4. Selalu mendapat kesulitan hidup 

5. Bahkan ada yang murtad 


Bagaimana cara agar tidak bisa dipengaruhi bisikan setan...? 


Salah satu cara agar iman kita kuat sehingga kita tidak bisa dipengaruh bisikan setan adalah dengan beribadah yang ikhlas. Kita harus yakin kalau Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk kita. Apa pun yang kita dapat, walaupun cita cita kita belum terwujud, bersyukurlah selalu. Dengan rasa syukur itu hati kita akan tenang. 

Disinilah letak perbedaannya, ketika ada seseorang yang rajin beribadah tetapi hatinya masih jahat karena pikirannya dikuasai setan. 

Keimanan dalam hati itulah sumber kebahagian yang hakiki. Jadi kebahagiaan itu bukan karena banyak uang, rumah mewah, fasilitas lengkap, atau jabatan.

Hati yang tenang, menerima setiap pemberian Tuhan dengan ikhlas. Karena apa yang Tuhan berikan kepada kita, pasti itu adalah pemberian yang terbaik untuk kita. Karena Tuhan itu, maha pemberi dan maha penyayang kepada setiap makhluk ciptaannya. 


Share This Article :

Note: Only a member of this blog may post a comment.

7019092046447932726

Followers