Jujur adalah sebuah sikap yang sesuai antara ucapan dan perbuatan . Berkata jujur berarti mengatakan sesuatu sesuai dengan keadaan dan fakta.
Kejujuran merupakan sifat terpuji yang paling disukai semua orang. Bukan hanya orang baik saja yang senang berteman dengan orang jujur. Bahkan seorang penjahat atau penghianat pun membutuhkan partner atau teman yang jujur.
Seorang pimpinan perusahaan atau bos, senang mempunyai karyawan yang jujur. Karena dengan karyawan yang jujur, bos akan mendapatkan keuntungan yang lebih.
Sebaliknya jika karyawan banyak yang tidak jujur seperti memanipulasi data barang atau investasi perusahaan, memanipulasi pembelian barang barang perusahaan, hal seperti ini menyebabkan kerugian pada perusahaan.
Kita semua senang jika punya pasangan kekasih yang jujur, karena hal ini pun penting untuk keharmonisan suatu hubungan.
Bagaimana cara agar orang lain tahu kita jujur...?
Anda harus selalu menunjukkan kejujuran, dengan konsisten dimana pun dan dalam kondisi apapun kepada semua orang.
Jika orang lain(bos, kekasih,teman) selalu melihat anda bersikap jujur, anda pasti secara otomatis dianggap sebagai orang yang baik. Hal ini merupakan keuntungan bagi anda. Mengapa disebut keuntungan..? Karena Anda menjadi orang yang dapat dipercaya. Artinya jika Anda di tawari atau diberi pekerjaan sebagai staf keuangan, pastinya Anda akan menjalankan tugas itu dengan jujur sehingga bisa menguntungkan perusahaan, bukan malah sebaliknya.
Cerita tentang kebohongan
Ada seorang laki-laki hendak bercanda atau kalau zaman sekarang namanya nge FRANK. Ia berteriak " tolong...tolong...ada macan..", lalu penduduk yang mendengar teriakan itu langsung menghampiri laki-laki itu dan bertanyalah warga "ada apakah anak muda sehingga kamu berteriak minta tolong dan dimana kata kamu ada macan", lalu pemuda itu jawab " tidak ada apa-apa pak, saya cuma bercanda he..he..he.", para warga kesal dengan anak muda itu karena sudah berbohong kepada mereka. Dan pergilah warga tersebut ketempat mereka masing-masing.
Tidak lama sekitar setengah jam kemudian, laki-laki tadi berteriak lagi. " Tolong,,,tolong,,,rumah saya kebakaran".
Para warga mendengar teriakan itu keras sekali,. kemudian bergegaslah para warga hendak menolong orang yang berteriak itu. Setelah sampai di hadapan laki-laki itu, warga pun bertanya " kenapa kamu berteriak minta tolong dan rumah siapa yang kebakaran..?".
Kemudian lagi lagi pemuda itu tertawa sambil berkata" maaf pak tidak ada apa-apa,.saya hanya bercanda he..he".
Para warga pun kesal dengan kejadian itu, karena sudah dua kali mereka di bohongi. Kemudian Kembalilah semua warga ke tempat mereka masing-masing. Tidak lama kemudian ada teriakan minta tolong. Para warga mendengar teriakan itu, akan tetapi mereka tidak hiraukan. Karena mereka sangka pasti pemuda itu sedang bercanda lagi. Setelah beberapa jam warga melihat asap hitam dari rumah pemuda tadi. Kemudian mereka bergegas melihat ternyata benar rumah pemuda yang membohongi mereka itu terbakar habis tiada tersisa. Pemuda itu menyesal dan meminta maaf kepada warga karena sudah bercanda kelewatan sehingga merugikan dirinya sendiri.
Dari cerita tersebut bisa diambil pelajaran bahwa jika seseorang berbohong maka orang lain sudah tidak percaya lagi dengan perkataan kita. Dan berbohong sangat merugikan diri sendiri dan orang lain.



Note: Only a member of this blog may post a comment.