James Watt
Salah seorang fisikawan yang menyempurnakan teknologi permesinan berdasarkan prinsip kalor ialah James Watt. Ia dilahirkan pada tahun 1736 di Greenock, Skotlandia.
Pada usia 19 tahun, ia pergi ke London untuk belajar membuat instrumen. Setahun kemudian karena kesehatannya terganggu, James Watt pulang ke Skotlandia dan bekerja sebagai pembuat instrumen di universitas Glasgow.
James Watt tidak menemukan mesin uap. Ketika ia masih kanak-kanak, mesin uap sudah cukup banyak digunakan untuk memompa air dari tambang, tetapi kurang efisien. Mesin yang dinamakan mesin Newcomen ini merupakan suatu perbaikan atas dua perangkat yang lebih kuno, yakni mesin savery dan mesin Papin, yang merupakan usaha primitif untuk mempekerjakan uap. Newcomen menggabungkan Sifa sifat terbaik kedua mesin ini, tetapi pirantinya masih demikian kurang efisien.
Pada tahun 1764 James Watt ditugasi mereparasi model Thomas Newcomen, dipelajarinya model itu dengan seksama. James Watt memperbaikinya dan kemudian merancangnya kembali dengan menciptakan setiap penyempurnaan yang mungkin pada mesin itu, lebih dari 10 tahun kemudian ia memproduksi sebuah mesin yang benar benar bagus. James Watt memakai mesin uapnya untuk memutar roda disamping menjalankan pompa.
Pada tahun 1775 James Watt berkongsi dengan Mathew Boulton, sekarang usahawan inggris dan disebuah pabrik dekat Birmingkam, inggris, membuat mesin-mesin uap sampai pada masa pensiunnya tahun 1800. Mesin-mesin ini menjadikan uap suatu sumber daya yang universal dan memulai revolusi industri terutama di inggris. Walaupun mesin ini telah digunakan untuk keperluan keperluan yang tidak terbayangkan oleh James Watt, tetapi azas azas dasarnya tetap tidak berubah.
Alexander Graham bell
Penemu telepon, tetapi juga diingat karena mengajar orang tuna rungu berbicara.
Alexander Graham bell dididik mengikuti jejak keluarganya, yang ahli mengajar orang berbicara dengan seksama. Ia pergi ke AS untuk meneruskan pekerjaannya dan yakin bahwa ia dapat mengajar orang tuli total berbicara, meski mereka tak dapat mendengar suara mereka mencoba menirukannya. Namun, ia juga tertarik kepada ilmu lain, dan setelah berhasil mengajar dua orang siswa tuna rungu khusus berbicara, ayah kedua siswa itu menawarkan uang kepadanya untuk eksperimen yang lain. Salah satu percobaannya mengarah kepada ditemukannya telepon dan ia mendirikan perusahaan yang memproduksi telepon untuk dijual. Telepon yaitu penemuan yang termasyur, mematikan namanya dalam sebuah perusahaan Amerika Bell Telephone Experiment Association.
Pada tahun 1989 bell menjadi ketua Nasional Geographic Society dan demikian yakin bahwa salah satu jalan terbaik untuk mengajar adalah melalui gambar sehingga ia menerbitkan majalah Nasional Geographic, yang kini terkenal karena gambar gambar warnanya yang istimewa.




Note: Only a member of this blog may post a comment.