Benefit seseorang
1.materi : uang, jabatan, kendaraan, tanah, dll.
2. Emosi : sanjungan, kebahagian, cinta, kasih sayang.
3. Batin : rasa aman, nyaman, tentram.
Benefit / kebutuhan merupakan unsur atau bagian dari nilai seseorang. Sedangkan nilai adalah sesuatu yang dianggap berharga dalam hidup seseorang.
Nilai ini bisa menjadi tujuan hidup seseorang. Dan setiap orang memiliki nilai yang berbeda, sesuai dengan ruang lingkupnya.
Di dalam kehidupan sehari-hari mungkin kita pernah melihat kasus kasus seperti pertikaian, permusuhan, perkelahian, perdebatan atau perceraian. Mengapa hal tersebut bisa terjadi. Hal itu terjadi karena kedua belah pihak saling memaksakan kehendak, pikiran, emosi dan pemahamannya kepada orang lain yang memiliki nilai berbeda.
Tool / alat persuasi
1. Maching : mengikuti pola pikir atau nilai seseorang.
2. Anchor : pemicu reaksi spontan seseorang.
3. Realisasi pemenuhan kebutuhan
Kondisi pikiran terbuai ( trance )
1. Menurunkan gelombang pikiran ( Alfa ) melalui : suara lembut, bahasa khusus pembuai, emosi ( pujian, membanggakan, perhatian, peduli).
2. Menyamakan perspektif
3. Menyentuh nilai pribadi
Power persuasi
1. Kekuatan balas Budi
2. Kekuatan rasa tidak enakan
3. Kekuatan rasa iba
4. Kekuatan rasa suka
5. Kekuatan otoriti
6. Kekuatan janji
7. Kekuatan kelangkaan
8. Kekuatan perbandingan
Syarat menjadi seorang persuasi / pembujuk ulung yaitu percaya diri dan berani mencoba berbicara dengan orang yang tidak di kenal.
Cabang kemampuan persuasi jika sudah profesional / ahli yaitu
a. Kemampuan menutupi sifat dan karakter asli.
b. Kemampuan membangun atau mengembalikan reputasi.
c. Kemampuan menangkis prasangka negatif orang lain.
d. Senyum penepis segala rasa merupakan teknik tangkisan atas anggapan atau sikap negatif orang lain terhadap diri kita sehingga reputasi baik kita tetap terjaga di publik.
e. Teknik pembalikan perspektif umum
Merupakan teknik untuk mengecoh seorang manipulasi atau penipu.
f. Kemampuan motivator
Mengapa kita susah untuk menolak ajakan, tawaran, atau permintaan dari teman kita.
Tentu kita pernah meminjam uang kepada teman, saudara atau orang yang terdekat dengan kita. Sedangkan saat itu pun kita butuh uang tersebut. Tetapi mengapa kadang kita mau meminjamkan uang tersebut kepada teman kita.
Mungkin pernah terlintas di pikiran kita seperti ini "kalau saya tidak pinjamkan uang kepadanya, saya merasa tidak enak karena dia pernah menolong saya ketika susah"
" kalau saya tidak bantu dia, nanti bagaimana nasib keluarganya. Kan kasihan dia..."
"Kalau saya tidak menolong dia, bagaimana pendapat orang lain terhadap reputasi baik saya di mata masyarakat ".
Dari ketiga pikiran diatas mana yang sering muncul ketika kita mau mengambil keputusan untuk menolong seseorang.
Jika ketiganya muncul dipikiran anda yaitu rasa tidak enakan, atau rasa kasihan maka dipastikan, anda tidak bisa menolak permintaan seseorang tersebut.
Rasa tidak enakan dan rasa kasihan/iba ini merupakan salah satu tool atau alat di peta persuasi.



Note: Only a member of this blog may post a comment.